Saturday, July 30, 2011

Kembali


Saat kau pergi,
Meninggalkan ku sendiri,
Menangis aku mengharapkan kau kembali.

Saat kau pergi,
Mencari aku pengganti,
Namun, hampa hati ini,
kerna pengganti mu ini,
tidak akan pernah sama dengan diri mu lagi.
Lalu, aku menangis lagi,
Mengharapkan kau kembali.

Kini,
aku sendiri.
Masih mengharap kau kan kembali lagi.
Namun, aku pasti.
Jodoh pertemuan dan ajal maut itu di tangan Tuhan.
Moga akan dipertemukan kita lagi.

Dan saat ini,
aku tidak menangis lagi.
Biarlah kenangan lalu,
menjadi pengganti diri mu.

5 comments:

ChaCha said...

yang berlalu itu biarlah ia menjadi satu titik mula dalam hidup.

kadang kala ia perit bukan menunggu
pada suatu yang tak pasti.

tapi kita sering tunggu. untuk sedapkan gelodak hati sendiri.

Tak suka rasanya begitu. :(

Etong said...

nice words.!

Green Apple said...

izzar... macam frust je...
jgn dikenang kalau org dah tak suka....

AinsHa=( said...

pergh.. emonya pakcik... sabar2...

tieykah said...

Jangan selalu sedih-sedih

yang lepas itu tetap lepas
pandang ke depan kamu

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...